Widget HTML Atas

Jumlah Pemuda Perokok di Indonesia

Kemajuan pesat pabrik rokok di Indonesia dapat dikatakan sejalan dengan kebiasaan merokok yang belakangan menjadi suatu kebiasaan di kalangan pemuda Indonesia. Lantas berapa jumlah pemuda perokok di Indonesia saat ini?

Rokok sejatinya merupakan salah satu zat adiktif yang dapat membahayakan kesehatan dan cenderung mengarah pada kematian.

Hal tersebut mengingat dalam rokok terdapat kurang lebih 4.000 zat kimia berbahaya antara lain nikotin yang bersifat adiktif dan tar yang bersifat karsinogenik, yang dapat mengakibatkan berbagai penyakit antara lain kanker, jantung, impotensi, emfisema, dan gangguan kehamilan.

BACA JUGA: Pemuda dan Jaminan Kesehatan 2017

Hasil Susenas 2017 menunjukkan sedikitnya 1 dari 4 pemuda di Indonesia merokok, baik rokok tembakau maupun elektrik. Kondisi tersebut merata di seluruh provinsi di Indonesia,  sehingga  sangat  mengkhawatirkan  mengingat pemuda adalah generasi penerus bangsa.

Perokok yang dimaksud disini adalah mereka yang merokok, baik setiap hari maupun kadang-kadang dalam sebulan terakhir.


Pemuda Menurut Perilaku Merokok Sebulan Terakhir, 2017

Pemuda yang merokok umumnya adalah laki-laki. Separuh pemuda laki-laki adalah perokok. Meskipun angkanya relatif kecil, tidak sampai 1 persen, data Susenas 2017 menunjukkan masih adanya pemuda perempuan yang merokok.

Di sisi lain, berdasarkan tipe daerah, lebih banyak pemuda di perdesaan yang merokok dibanding perkotaan. Dikaji dari tingkat pendidikan, pemuda yang tamat SD menunjukkan persentase merokok tertinggi, yaitu 35,43 persen.

Sebaliknya, semakin tinggi tingkat pendidikan pemuda persentasenya menunjukkan angka yang lebih rendah.


Persentase Pemuda yang Merokok Tembakau Menurut Rata-rata Jumlah Batang yang Dihisap per Hari dan Kelompok Umur, 2017

Seiring bertambahnya umur pemuda, semakin terbuka untuk memperoleh pekerjaan dan penghasilan. Dengan penghasilan yang diperoleh, pemuda akan semakin mudah membeli rokok.

Pemuda di setiap kelompok umur terbanyak menghabiskan rata-rata rokok 7-12 batang sehari. Sekitar 1 dari 4 pemuda tercatat menghisap rokok rata-rata 13-24 batang per hari dengan persentase tertinggi pada kelompok umur 25-30 tahun.

BACA JUGA: Angka Kesehatan Pemuda Tahun 2017

Sementara itu, pemuda yang menghisap rokok rata-rata kurang dari 6 batang per hari seiring bertambahnya umur persentasenya semakin kecil.

Kemudian sebanyak 2,75 persen pemuda perokok menghisap sedikitnya 25 batang per hari dan tampak semakin bertambah umur semakin besar persentase pemuda perokok yang menghisap rata-rata 25 batang per hari. Persentase tertinggi pada kelompok umur 25-30 tahun (3,22 persen).

Sumber: BPS Indonesia

Tidak ada komentar untuk "Jumlah Pemuda Perokok di Indonesia"