Widget HTML Atas

Pembayaran BPJS Bulan Mei 2020

Pembayaran BPJS Bulan Mei tahun 2020 seperti apa setelah iuran BPJS naik lagi. Berikut detail penjelsan setelah Presiden Joko Widodo meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020.
Pembayaran BPJS Bulan Mei 2020

Perpres tersebut Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Perpres terbaru ini berisi perubahan iuran yang mengikuti putusan Mahkamah Agung Nomor 7 P/HUM/2020.

Dikutip dari Perpres 64 Tahun 2020, Jokowi memutuskan iuran BPJS Kesehatan periode April-Juni 2020 untuk Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) pada tahun 2020 mengikuti putusan MA.

Di mana iuran kelas III ditetapkan Rp 25.500, kelas II sebesar Rp 51.000, dan kelas I sebesar Rp 80.000. Iuran baru tersebut diputuskan mulai berlaku pada April hingga Juni 2020.

Dapatkan Listrik Gratis Login layanan.pln.co.id

Namun bila peserta telah membayar sesuai iuran lama pada periode April-Mei, maka BPJS Kesehatan akan memperhitungkan kelebihan pembayaran iuran berikutnya di bulan Mei.

Bagi kelas III, pada bulan April-Desember 2020 pemerintah memberikan subsidi iuran Rp 16.500 per orang per bulan. Peserta cukup membayar Rp 25.500 per bulan.

Detail Perubahan Pembayaran BPJS Kesehatan

Januari - Maret 2020 Menggunakan Perpres 75 Tahun 2019
Kelas I Rp 160.000
Kelas II Rp 110.000
Kelas III Rp 42.000

April - Juni 2020 kembali ke Perpres 82 Tahun 2018
Kelas I Rp 80.000
Kelas II Rp 51.000
Kelas III Rp 25.500

Juli 2020 - seterusnya
Kelas I Rp 150.000
Kelas II Rp 100.000
Kelas III Rp 42.000*

*Catatan:
1. Peserta Kelas III pada Juli-Desember 2020 tetap membayar Rp 25.500, di mana pemerintah memberikan subsidi iuran Rp 16.500.

2. Peserta Kelas III mulai Januari 2021 akan membayar Rp 35.000, di mana pemerintah memangkas subsidi iuran menjadi Rp 7.000.

Mulai 1 Januari 2020 dan seterusnya, iuran Kelas III untuk Peserta PBPU dan BP mengalami kenaikan menjadi Rp 35.000 per orang per bulan.

Kenaikan iuran terjadi karena pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengurangi subsidi dari Rp 16.500 menjadi Rp 7.000 per orang per bulan.

“Sebesar Rp 7.000 per orang per bulan dibayar oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai bantuan iuran kepada Peserta PBPU dan Peserta BP,” tulis Perpres 64 Tahun 2020.

Sementara itu, kenaikan iuran terbaru untuk kelas II dan kelas I akan berjalan efektif mulai 1 Juli 2020. Iuran kelas II naik dari Rp 51.000 menjadi Rp 100.000, dan iuran kelas I meningkat dari Rp 80.000 menjadi Rp 150.000.

Selain memperhatikan keputusan MA, tarif baru tersebut juga mempertimbangkan kualitas dan kesinambungan program Jaminan Kesehatan, serta kebijakan pendanaan Jaminan Kesehatan.

Tidak ada komentar untuk "Pembayaran BPJS Bulan Mei 2020"